Dari Mukjizat Sampai Jelangkung

Syukurlah, awal bulan Agustus ini empat buku baru saya terbit. Ada Sibuk bagi Tuhan (Gloria Graffa), Operasi Humor Ganas dan Senyum Itu Dosa, Ketawa Masuk Surga (Papyrus), serta Dari Mukjizat Sampai Jelangkung (PBMR ANDI).
Dari Mukjizat Sampai Jelangkung bisa disebut sebagai sekuelnya Gagal Menjadi Garam. Isinya tetap seputar gereja di tengah gejolak budaya. Sebagai kumpulan artikel yang sebagian besar telah dimuat di Bahana, buku ini mencatat sejumlah isu dan fenomena yang sempat melanda kekristenan di Indonesia pada tahun-tahun belakangan ini. Berikut ini kutipan dari sampul belakanganya:
"Siapa yang tidak tahu film dan novel Harry Potter? Dari anak-anak sampai orang dewasa "tergila-gila" dengan cerita buah karya J.K Rowling ini. Sebagian kalangan Kristen mencerca serial Harry Potter sebagai "menyelundupkan" agenda okultisme dan sihir. Benarkah demikian? Lantas bagaimana dengan film Jelangkung yang menjadi ikon remaja kota besar? Pertanyaan-pertanyaan tersebut dibahas secara tuntas dalam buku yang merupakan kumpulan artikel ini.
"Penulis dengan pemahaman Alkitab yang mendalam dan dasar pengetahuan umumyang luas menganalisis setiap fenomena dan kontroversi yang merebak di kalangan Kristen, seperti: Bagaimana sikap kita terhadap selebriti yang baru bertobat? Efektifkah pendekatan yang lebih menekankan peperangan rohani terhadap roh teritorial tertentu? Apakah mukjizat merupakanunsur terpenting dalam kesaksian? Bisakah orang Kristen kerasukan roh jahat? Apakah pengalaman rohani mencari hadirat Tuhan lebih penting daripada pemahaman firman Allah? Dan sebagainya.
"Buku ini memberikan sudut pandang baru bagi orang Kristen agar lebih efektif menjalin hubungan dengan Tuhan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari."
Nah, jangan lupa beli ya! Juga buku-buku yang lain. Laris, laris, hehe! Yang jelas, kutunggu komentar dan masukan kalian semua. *** [denmas marto]

Leave a Reply